Minggu, 02 Juni 2013

" SPECIAL FOR KPR GKI BAJEM PACET"

Arti sahabat

Amsal 17:17



“ seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.”
Guys pasti kita tidak asing dengan lagu persahabatan bagai kempompong. Berbicara mengenai persahabatan bagai kepompong, berarti paling tidak ada dua hal yang harus kita pahami, yang pertama persahabatan itu tidak semudah kita banyangkan, tidaklah jadi dengan sendirinya. Membutuhkan waktu dan proses yang kadang sangat tidak menyenangkan. Sebagaimana proses kepompong menjadi kupu-kupu. Yang kedua, semakin lama seharusnya semakin baik, semakin indah, semakin berguna bagi orang lain.
Setiap orang pasti membutuhkan yang namanya sahabat. Siapa diantara kita yang tidak membutuhkan sahabat? Sahabat seperti apakah yang kita miliki, dan apakah arti sahabat bagi kamu?
Definisi kata

Sahabat atau persahabatan atau pertemanan adalah istilah yang menggambarkan perilaku kerja sama dan saling mendukung antara dua atau lebih entitas sosial. Memusatkan perhatian pada pemahaman yang khas dalam hubungan antar pribadi. Dalam pengertian ini, istilah "persahabatan" menggambarkan suatu hubungan yang melibatkan pengetahuan, penghargaan dan afeksi. Sahabat akan menyambut kehadiran sesamanya dan menunjukkan kesetiaan satu sama lain, seringkali hingga pada altruisme. Selera mereka biasanya serupa dan mungkin saling bertemu, dan mereka menikmati kegiatan-kegiatan yang mereka sukai. Mereka juga akan terlibat dalam perilaku yang saling menolong, seperti tukar-menukar nasihat dan saling menolong dalam kesulitan. Sahabat adalah orang yang memperlihatkan perilaku yang berbalasan dan reflektif. Namun bagi banyak orang, persahabatan seringkali tidak lebih daripada kepercayaan bahwa seseorang atau sesuatu tidak akan merugikan atau menyakiti mereka. Arti sahabat dalam amsal 17:17
1.       Sahabat adalah seseorang yang mau memberikan waktunya untuk kita (AMSAL 17:17a)
Seorang teman / sahabat yang baik akan memberikan waktunya kepada sahabatnya pada saat ia membutuhkannya.  Seorang sahabat harus rela mengorbankan waktu untuk dirinya sendiri demi
sahabatnya itu. Tuhan Yesus berfirman dalam Yohanes 15:13 : “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya”.  Dari ayat ini kita dapat menyimpulkan bahwa kasih itu bukan hanya sekedar memberikan waktunya saja tetapi berkorban  nyawa juga.  Menunjukan kasih dalam setiap waktu.
2.       Sahabat adalah seorang yang menemani dalam masalah (AMSAL 17:17b)
Kita akan merasa lebih membutuhkan seorang teman / sahabat ketika sedang dalam kesukaran.  Seorang sahabat yang baik akan menolong sahabatnya untuk keluar dan mengatasi kesukarannya tersebut. Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu." Persahabatan sejati tidak didasarkan pada syarat- syarat yang berubah-ubah. Seringkali seorang sahabat menjadi lebih karib daripada seorang saudara. Karena seorang sahabat adalah orang yang menambah sukacita kita dan membagi kesedihan kita. Seorang teman / sahabat yang baik akan memberikan waktunya kepada sahabatnya pada saat ia membutuhkannya, termasuk pada masa-masa kesukaran/ kemalangan/ kesengsaraan.
Dalam Yohanes 15:14 ditulis bahwa seorang sahabat akan melakukan apa yang diminta oleh sahabatnya tersebut. Untuk menyatakan pentingnya persahabatan, di dalam ayat ini diperjelas lagi dengan mangatakan bahwa sahabat itu bagaikan seorang saudara yang memang dilahirkan untuk berbagi dalam kesulitan2 atau kesukaran2.
Sahabat adalah mereka yang sellau memberikan senyuman yang terbaik di wajahnya hanya untuk menghapus kesedihan kita. Sahabat yang baik tidak akan mencelakai namun sahabat yang baik akan menasehati, melindungi dan mengasihi setulus hati. Jangan pernah sakiti sahabatmu, karena saahabat adalah cara Tuhan untuk menunjukan Dia tak ingin kamu sendirian. Sahabat adalah mereka mengerti masa lalumu, percaya pada masa depanmu, dan menerima kamu apa adanya. Sahabat adalah seorang yang selalu menyampaikan kebenaran walau itu terkadang menyakitkan, namun dia lakukan untuk kebaikanmu. Sahabat adalah dia yang tahu kekuranganmu namun memilih tetap bersamamu, ketika orang lain meninggalkan mu.
Sahabat sejati akan memberikan kasihnya, waktunya, dan hidupnya untuk sahabatnya. Seperti Yesus. Dia mau memberikan kasihnya yang paling pol..polan.... untuk kita sahabatanya yang berdosa, memberikan waktunya untuk datang kedunia, dan ia rela memberikan nyawanya mengantikan sahabatnya dalam penghukuman kekal, agar siapa yang menjadi sahabat dari Yesus, tidak mendapatkan hukuman.  
Apa arti sahabat menurut kamu guys? Dapatkah kita menjadi sahabat yang baik buat teman kita?

Senin, 18 Februari 2013

YOSUA Pasal 2

 Rosalia Fransiska SARY

                                                  IMAN YANG MENYELAMATKAN
                                                                       YOSUA 2

Pasal 2 tidak bisa  lepas dari pasal satu, dimana Tuhan telah berjanji akan melindungi dan menyertai bangsa Israel dalam mengambil tanah perjanjian, yaitu tanah Kanaan.  Kemudian diteruskan dengan kisah ddi pasala ke dua yang menyebutkan bahwa Yosua mengutus dua orang pengintai untuk mengamat-amati tanah Kanan. Hal ini karena hasil dari pengalaman sebelumnya. Bahwa Yosua pun memiliki pengalaman menjadi pengintai. Dia adalah anggota dua belas pengintai sebelumnya yang diutus oleh Musa. Dari pembahasan pasal  dua di dapatkan beberapa kebenaran. Penulis yaitu Rosalia menilai dari dua sudut orang yang berbeda latar belakang.
1)    Rahab
a)    Allah mau memakai orang berdosa sebagai alatNya.
Dimana ceritakan pada pasal ini, bahwa Rahab adalah seorang perempuan sundal, seorang perempuan yang berdosa, perempuan yang dicap negative oleh orang lain.
Namun , Tuhan melayakannya, memakainya menjadi alatnya. Ia dipakai oleh Tuhan untuk menyelamatkan dua orang pengintai yang diutus oleh Yosua untuk mengintai Yeriko. Karana iman Rahab dibenarkan oleh Tuhan. Saya sangat ayakin pasti setelah itu iman Rahab pun menaglai pertumbuhan. Tuhan mau memakai siapa saja, bahkan orang yang berlatar belakang bangsa kafir dan berdosa.  Inilah anugrah Allah yang tidak dapat di tolak itu.
Kisah ini meyatakan bahwa kasih, pengalimpunan, dan pemilihan  Tuhan tidak hanya terbatas hanya orang-orang tertentu dengan Kriteria-kriteria. Saya orang yang berdosa, namun jikalau saya ada sampai saat  ini dan masih dapat belajar ditempat ini adalah anugrah. Saya yang sebenarnya tidak layak melayani Tuhan yang Maha kudus, namun dilayakanNya. Kita yang terpanggil untuk melayaninya bukan karena apa yang kita miliki, bukan karana perbuatan kita yang baik, namun semata-mata karena anugrah yang besar yang diberikan Allah.
        Mungkin kita hanya beranggapan bahwa orang yang dipilih oleh Tuhan hanya orang-orang yang hanya ada di dalam gereja saja dan orang yang tidak dipilih adalah orang yang berada di luar gereja. Namun sebenaranya mungkin ada Rahab-rahab lain yang masih tercecer di luar sana yang sedang menunggu berita anugrah. Mereka menunggu kita memberitakannya. Jangan pernah memilih-milih orang untuk kita Injili, karena dosanya. Allah mau memakai orang berdosa yang sangat hina, yang hina dijadikan permata, yang hina dilayakanNya.
b)          Allah melihat iman
        kebohongan Rahab memang tidak dibenarkan, namun iman yang dimiliki Rahab itulah yang benar dan yang menyelamatkannya. Rahab menyembunyikan dua orang pengintai karena Rahab yakin bahwa Allah dua orang pengintai dan Allah orang Israel adalah Allah yang hidup, Allah yang Maha Kuasa, Allah yang Kudus dan ia yakin bahwa Yeriko telah diberikan Allah kepada Israel (ayat 9). Rahab mengakui bahwa Allah orang Israellah yang telah mengeringkan laut Teberau dan yang telah melindunginya dalam berbagai rintangan terlebih lagi ia menyatakan bahwa Allah adalah Tuhan, Allahmu (oaring Israel)adalah Allah diatas langit dan dibawah bumi. Dengan kata lain Rahab mengakui bahwa Allah adalah pencipta langit dan bumi dan yang berkuasa atasnya.
    Inilah iman yang dimiliki Rahab.  Iman inilah yang menyelamatkan Rahab dan Rahab pun ditulis didalam daftar iman yang besar (Ibrani 11:31). Kita adalah hamba-hamba Tuhan  yang seharusnya  memiliki iman yang sangat besar seperti yang dimiliki oleh Rahab. Seringkali kita hanya mengaku percaya dan memiliki iman bahwa Allah yang menciptakan langit dan bumi, namun hanya sebatas dalam ucapan dan sebatas goresan tinta. Tidak menghidupi iman tersebut seperti halnya dengan Rahab. Kita amengakui bahwa Tuhan adalah yang Maha Kuasa namun seringkali ketika kita tertekan kita lebih mengandalkan diri sendiri, sampai terlihat bukan seorang hamba Tuhan.
    Tuhan tidak melihat banyak perbuatan baik kita, Tuhan tidak melihat kecakapan kita, Tuhan tidak melihat harta kita, karena semua itu adalah sia-sia dan itu adalah pemberiaanNya. Namun, Tuhan Allah melihat iman dari dasar hati kita. Apakah kibenar-benar meiliki iman yang teraplikasikan dalam kehidupan kita atau hanya sebatas pengakuan di bibir saja, Tuhan tahu itu semua.
 2) Dua orang pengintai
    a) setia dalam panggilan pelayanan walupun sangat sulit dan berbahaya
    Kedua orang pengintai itu adalah 2 orang yang dipilih dan diutus oleh Yosua untuk mengamat-amati Yeriko. Kedua oraing ini tetap taat akan tugasnya walaupun mereka tahu bahwa tugas ini adalah tugas yang sangat berat, mungkin nyawa adalah taruhannya jika dalam pengamatan ataupun dalam mereka mengintai ketahuaan oleh orang di Yeriko, apalagi jika orang di Yeriko tahu apa yang mejadi tujuan dari kedua orang pengintai tersebut. Ini adalah tugas  panggilan pelayanan yang berat namun mereka tetap mau dan setia melakukannya. Mereka yakin bahwa Allah akan menyertai mereka dalam tugasnya.
    Seringkali ketika kita mendapatkan tempat pelayanan weekand, praktek dua bulan, ataupun praktek satu tahun kita sering mengeluh. Mengapa saya diletakkan di desa, mengapa saya diletakkan ditempat konflik, mengapa saya ditempatkan di tempat yang gersang dan kering, mengapa saya ditempatkan digereja ini, mengapa saya ditempatkan di keluarga hamba Tuhan yang tidak memiliki perasaan, mengapa dan mengapa itulah yang sering kita ungkapkan. Tidak bedanya dengan saya ketika saya mendapatkan tempat pelayanan di gereja X seakan saya agak memberontak, saya tidak mau pelayanan di gereja X karena saya sudah tahu bagaimana sifat-sifat dari jemaat  dan hamba Tuhan yang ada yang suka mengkritik tanpa melihat dirinya sendiri, suka membeda-bedakan, menuntut. Namun ketika saya sudah mulai menerimanya, ternyata saya dipindah tempat pelayanan lagi ditempat pelayanan awal, dengan alasan mereka membutuhkan untuk Sekolah Minggu. Dari sini pun saya mengeluh, “Tuhan mana ini yang benar”. Namun setelah saya jalaninya ternyata Tuhan memiliki makasud yang dindah didalamnya.
    Ini hanyalah sebagian contoh kecil dari ketidak taatan saya dalam tugas pelayanan.  Namun masih banyak lagi ketidak taatan dalam panggilan pelayanan yang Tuhan percayakan kepada kita. Bukan hanya kita saat ini yang mengalami hal ini, Yunuspun juga ingin tidak taat akan pangilannya pelayanan di Niniwe, namun Tuhan tetap menepatkan di Niniwe. Ketika Tuhan menepatkan kita pelayanan di suatu daerah, kita tidak bisa menolak tugas tersebut. Tuhan pasti memiliki maksud tertentu, memiliki rencana yang indah buat kita. Kepada kedua orang pengintaipun Tuhan memiliki rencana yang indah yaitu menyelamatkan keluarga Rahab yang ada di dalamnya. Ketika Tuhan Allah memanggil kita untuk menjadi hambaNya, kita pun tidak dapat menolaknya. Itu adalah  kedaulatan Allah.
b) selalu ada jalan keluar dalam setiap masalah
      ketika kedua orang pengintai tersebut terjepit, mungkin mereka pun juga  mengalami ketakautan yang amat sangat. Mereka merasa “ wah tamat riwat kita”, mereka sudah terkepung. Mereka me=rasa tidak ada jalan keluar apa lagi mereka menginap di rumah Rahab, seorang dari Yeriko. Dengan luasnya Yeriko hanya kurang lebih 3 Hektar, sangat memungkinkan orang-orang Yeriko dapat menemukan mereka dan dapat membunuh mereka. Saya tidak dapat membayangkan ketakutan seperti apa yang mereka alami.  Namun  Tuhan memakai seorang perempuan sundal yaitu Rahab untuk menyelamatkan mereka. Rahab menyembunyikan mereka di atas sotoh, dan menutupi mereka dengan jerami-jerami (pada saat itu sotoh digunakan untuk menjemur hasil pertanian dan untuk menyimpannya , mungkin jika pada saat ini adalah lumbung).
    Dalam kehidupan orang percaya, orang yang dipilih oleh Tuhan tidak pernah lepas dari masalah-masalah. Tuhan tidak memberikan janji bahwa setiap orang yang percaya kepadanya selalu hidup mudah, kaya, senang terus, sehat terus tanpa ada masalah. Tuhan tidak selalu memberikan pelangi namun juga mengizinkan badai, kabut, awan yang tebal, dan gelombang permasalahan yang sangat berat. Ketika kita mengalami suatu permasalahan yang sangat berat, mungkin tidak ada lagi jalan keluar dari masalah kita. Tetap lah bersandar kepada Tuhan, jangan meninggalkan Tuhan. Serahkan semua itu kepada Tuhan dan Tuhanlah yang akan bekerja. Tuhan pasti akan menyertai kita, Tuhan pasti akan membukaan jalan bagi kita. Tuhan tidak akan pernah meninggalakan kita sendiriaan dan membiarkan kita dalam mengahadapi masalah. Masalah yang datang akan enguji senberapa besar iman kita kepada Tuhan. Jangan pernah mengandalakan diri sendiri, andalakan Tuhan saja. Besiaplah, kemenanggan menunggu kita.

Selasa, 05 Februari 2013

TUHAN RAJA di DALAM HIDUPKU


Tuhan Raja  di dalam hidupku
1 Samuel 8
Rosalia Fransika Sari

Setelah Samuel tua, Samuel mengangkat kedua anaknya  menjadi hakim atas bangsa Israel. Nama kedua anaknya adalah Yoel dan Abia. Keduanya menjadi hakim di bersyeba. Hakim adalah  (bahasa Ibrani: שופטים shôphatîm atau shoftim) pada zaman Israel kuno adalah istilah untuk pemimpin bangsa Israel. Seorang hakim adalah "penguasa atau pemimpin militer, sekaligus orang yang memimpin pengadilan hukum. Tugasnya dalah rmengadili. Namun berbeda dengan yang dilakukan oleh anak-anak Samuel. Yang dilakukan anak-anak Samuel sebagi seorang hakim adalah memutar balikkan fakta atau kebenaran yang sesungguhnya. Dia mau menerima suap untuk membenarkan suatu perkara. Mengjar keuntungan atau laba. Sikap kedua anak Samuel sama seperti anak-anak Eli.  Mungkin orang tua mereka sibuk dengan pelayanannya, sehingga tidak memperhatikan tingkah laku anaknya. Perbedaannya adalah anak eli mementingkan kenikmatan perut sedangkan anak dari Samuel mementingkan isi kantong walupun dengan cara-cara yang kotor.
Sebenarnya hakim dipilih bukan berdasarkan keturunan, pemilihannya bersifat karismatik. Dipilih secara langsung oleh Allah menurut kehendaknya. namun Samuel menjadi imam mereka tidak taat dengan mengangkat anak mereka menjadi imam. sangatlah jelas terjadi nepotisme, mementingkan sanak saudara untuk menduduki suatu jabatan tertentu. . Samuel melakukan kesalahan yang telah dilakukan oleh Eli. Sebenarnya Samuel dan Eli tahu peraturan untuk memilih seorang hakim namun mereka melanggarnya, dan mereka pun menerima akibatnya.apa yang dapat kita pelajari dalam poin ini?
Kita harus belajar dari kesalahan orang lain, belajar dari kekurangan orang lain, agar kita tidak melakukan hal yang sama. Jikalau kelak Tuhan mengizinkan kita melayani tetap perhatikan keluarga, jangan sibuk dengan pelayanan kita tanpa memperhatikan anak-anak kita. Bukan seperti istilah buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, iya jikalau tempat tumbuh pohon tersebut datar mungkin buah akan tumbuh dekat dan tidak jauh, namun jika pohon tersebut berada di tanah yang miring, jurang, dan sungai maka akan tumbuh jauh dari pohonnya.  Anak seorang yang beriman tidak menjamin anak tersebut baik, namun ia harus menentukan pilihannya sendiri. Ketidak adilan sudah terjadi sejak dahulu, jikalau kita mengerti yang benar namun kita menyembunyikannya, malah kita memutar balikkan kebenaran, lalu apakah yang membedakan kita dengan anak-anak Samuel?
 Setelah anak Samuel memerintah sebagai hakim atas orang Israel, dan tua-tua Israel melihat akan keburukan yang dilakukan oleh mereka. Hal ini dijadikan alasan bagi tua-tua Israel dan orang Israel untuk meminta seorang raja yang memerintah atas mereka. Karena mereka tidak mendapat ketentraman, Israel jatuh bagun dalam masalah hak karena telah diputar balikan oleh anak-anak Samuel.  Di tambah lagi alas an Israel jatuh bangun karena tidak ada pemimpin yang tetap dan menghadapi tekanan dari orang filistin (Pada waktu itu bangsa Israel mengahapi ancaman agresi militer dari bangsa Filistin yang berusahan memperluas  daerah kekuasaan. Keadaan itu memungkinkan bagi bangsa filistin karena mereka sedikit lebih maju dari bangsa Israel. Falistin yang sudah memiliki pasukan militer dan sudah terorganisasi dengan baik membuat serangan-serangan mereka benar-benar telah diperhitungkan sesuai dengan strategi perang pada zamannya .Dalam menghadapi krisisi politik pada waktu itu, maka muncullah keinginan umat Israel akan keberadaan seorang raja yang mampu menggorganisie uamt dalam menghadapi tantangan dari musuh). Jatuh bangun dan kekalahan yang mereka alami bukan karena ketidak mampuan Hakim yang memerintah bangsa Israel namun akibat dari dosa-dosa orang Israel itu sendiri. Tua-tua berfikir jikalau ada raja yang memerintah maka tidak akan mengalami jatuh bangun. Orang Israel ingin  mereka seperti bangsa lain (ayat 5)yang memiliki pemimpin yaitu raja seperti edom, Moab dan Amon. Keinginan mereka seperti bangsa lain adalah penyelewengan, penolakan terhadap Tuhan. Mereka lupa bahwa mereka ada bangsa yang istemewa yang dikepalai dan di rajai oleh Allah sendiri yang memerintah mereka dengan perantara nabi, imam dan hakim pada saat itu.
Samuel sangat kesal dengan rengekan bangsa isrel yang tida henti, yang selalu menuntut dan menuntut .  Mereka tidak menanyakan kehendak Tuhan  tatapi mereka mengukuti apa yang menjadi kata hati mereka sendiri. Bukannya sama hal nya dengan kita, kita ingin sesuatu namun kita tidak menanyakan dulu kepada Tuhan apakah ini kehendak Tuhan atau bukan. Bukan hanya sekali saja mereka meminta raja namun dulu pernah terjadi, bangsa Israel ingin jika Gideon memerintah sebagi raja, serta keturunannya mereka beranggapan bahwa dia (Gideon) telah menyelamatkan mereka dari tangan orang Midian. Namun Gideon pun juga menegaskan bahawa bukan Gideon yang akan menyelamatkan, dan yang memerintah orang Israel tetapi ALLAH sendiri (Hakim-hakim 8:22-23.) Satu hal yang harus kita ingat bahwa Tuhan selalu akan selalu memberikan yang terbaik buat kita. Kehendak Tuahan adalah kehendak yang terbaik untuk kita. Tuhan tidak akan memberikan batu jika kita meminta roti, tidak akan memberikan ular jika kita meminta ikan. Ia akan memberikan yang terbaik kepada mereka yang meminta kepada Nya (Matius 7:7-11). Masalah meminta raja sebenarnya tidak salah tapi yang menjadi kesalahan adalah motifasi mereka yang salah. Yaitu ingin mengantikan Allah sebagi raja menjadi manusia yang menjadi raja atas israel.
Sebelum Allah mengabulkan atau menjawab doa mereka, Tuhan menyuruh Samuel untuk memperingtakan bangsa Israel akan konsekuensi yang akan mereka alami dan rasakan. Bukan hal yang mudah yang akan mereka alami, anak laki-alaki akan dipekerjakan dan akan berlari mendahului kereta perang, kita dapat membayangkan bahwa kereta perang pasti jalanya tidak lambat tetapi cepat, dan anak¬anak orang Israel harus berlari di depan nya pasti sangat menderita, anak  perempuan mereka akan dijadikan juru masak kerajaan, ladang, kebun akan di ambil oleh raja, hasil kebun diambil yang terbaik untuk raja, budak yang mereka punya akan diambil, harus member persepuluhan dari hasil ternak dan yang lebih ngeri adalah mereka yang dahulu bebas akan menjadi budak raja. Kata lainnya adalah konsekuensi yang akan mereka alami adalah kehilangan kemerdekaan atas diri sendiri. Sangat menderita bukan jika kita tidak mau mendengarkan apa yang di katakana Tuhan.  Namun yang terjadi adalah bangsa Israel tidak mengiraukan apa yang dikatakan dan diperingatkan  oleh Tuhan melalui Samuel. Hal ini tergenapi di dalam 1 Raja-raja 12:4. Bahkan Mereka sendiri yang memintanya, mereka merasa keberatan atas tanggungan itu, mereka menginginkan tanggungan yang mereka tanggung untuk diringankan, dan mereka mauy menjadi hamba bagi Rehabeam. Namun vyang terjadi bukannya meringankan beban orang Israel tetapi malah menjadi sangat berat. Inilah konsekuensi yang mereka tanggung. Bukan hanya itu saja tetapi kerajaan Israel yang satu pecah menjadi dua yaitu Israel Utara dan Selatan. Ketidak taatan, ketidak mau mendengarkan apa yang telah difirmankan. Jika Tuhan menyetujui pengankatan raja, maka hal itu dipandang sebagai hukuman atas bangsa itu. Namundalam hukumannya Tuhan tidak menghukum habis bangsa Israel. Melainkan untuk mencapai tujuan Nya yaitu dengan disiplin yang keras. Tuhan ingin bangsa Israel sadar bahwa, bukan manusia yang seharusnya mereka andalakan tetapi hanya Tuhan Allah saja yang harus mereka andalkan dalam kehidupan mereka. Tuhan tidak akan memebebaskan mereka dari apa yang telah Tuhan peringatkan karena mereka sendiri yang meminta raja dan oleh sebab itu mereka juga harus menanggung apa yang menjadi konsekuensi keinginan mereka. ini menunjukkan kasih dan kesabaran Allah terhadap kelemahan manusia
Kita belajar dari bangsa Israel , jika kita tidak mendengarkan apa yang menjadi perintah Tuhan dan mengabaikannya ada konsekuensi yang akan kita alami, bukan hal yang mudah untuk melaluinya. Seharusnya jika kita menginginkan sesuatu kita bertanya kepada Tuhan apakah ini adalah kehendak Tuhan atau kehendak diri kita sendiri.
Inilah puncak dari penolakan orang Israel. Inilah perubahan ataupun pergantian dari pemerintahan yang berdasarkan Teokrasi menjadi pemerintahan dengan system             Monarki.  Bagaimana dengan kita???..............................................................
Seringkali mengantikan posisi Tuhan di dalam diri kita. Tuhan yang seharusnya menjadi tujuan dari apa yang kita kerjakan. Kita mengantikan dengan memberikan diri untuk dikuasai manusia, keinginan nafsu kita, mengantikan posisi Tuhan dengan pacar, uang , laptop, hp, ipad dan menjadikan hal-hal tersebut sebagai sentral dari kegiatan kita, membuat kita tergantung dengan hal-hal tersebut. Seharusnya kita bergantung hanya kepada Tuhan.
Seringkali kita memberontak kepada Allah, kita tidak mau mendengar apa yang Ia inginkan , tidak mematuhi perintahnya dan hidup terus dan terus melakukan dosa. Itu adalah bentuk pemberontakan kita kepada  Allah, namun karena kasihNya yang besar, mengarunikana anaknya Yang Tunggal yaitu Yesus Kristus untuk dating kedalam dunia dan hukuman yang searusnya kita hadapi sebagai konsekuensi dari keinginan dan kepuasan diri kita Dia bayar lunas di atas kayu salib. Dia mati dan bangkit untuk  menyelamatkan umat yang telah dipilihnya dari semula. Itulah wujud kasih Allah dalam hidup kita. Jika kita telah mengeser  posisi Tuhan di dalam hidup kita, kita mohon ampun kepada Tuhan. Biarlah kita menjadikan Tuhan sebagi Raja, Pemimpin dan sentral di dalam setiap aspek kehidupan kita.
Dahulu ketika saya SMA saya nge-kos dekat dengan sekolah. Alsan utama saya ngekos adalah karena jarak rumah dengan sekolah lumayan jauh , saya masuk sekolah sif sore dan pulang malam bisa saja sampai tengah malam. Karena  pagi sampai siang   saya tidak ada kegiatan. Saya ingin mengisi kegiatan dengan menjadi penyiar radio suasta yang cukup ternama di Blitar. Saya sangat menginginkan menjadi VJ, dengan nama samara Frisca. 3bulan telah saya lalui menjadi seorang penyiar namun apa yang terjadi, iya uang ada, bisa belanja sesuka hati tapi saya tidak bisa mengatur waktu, kualahan dalam belajar, nilai jeblok, suka tidur waktu sekolah, sampai sering terlambat, spiritual sangat rendah. Suatu ketika saya ditegur oleh oleh orang tua saya mengenai masalah ini. Inilah konsekuensi yang harus saya rasakan akibat saya tidak meminta izin kepada orang tua, terlebih lagi tidak bertanya apakah ini kehendak Tuhan atau keinginan diri sendiri. Saya sangat menyesal akan hal ini ternya ketenaran, uang  yang saya dapatkan tidak dapat membuat hidup saya menjadi lebih baik namun menjadi hancur. Namun  Tuhan masih memberikan saya kesempatan lagi, karena saya sekolah di SMK jadi ada pengulangan pelajaran yang hanya ikut pada waktu ujian-ujian saja. Hampir sama dengan system kampus. Dan saya dapat mengejar ketinggalan. Ketika kita bersandar pada diri sendiri maka kita akan hancur, namun ketika mengandalakan Tuhan, Tuhan sendiri akan memimpin kehidupan kita.
Mengetahui kehendak Allah adalah hikmat terbesar, menmukan kehendak Allah adah penemuan terbesar dab nelakukan kehendak Allah adalah prestasi terbesar. Amin










Kamis, 24 Januari 2013

TRAGEDI MENARA BABEL

                                                                    Tragedi Menara Babel
                                                                         Kejadian 11: 1-9
                                                                    Rosalia Fransiska Sari


                                                                                     

Udin mengaku bahwa dirinya adalah seorang nabi yang memunyai kekuatan supernatural. Anto yang jengkel dengan kesombongan Udin, meminta Udin menunjukkan kekuatan supernaturalnya itu.
Udin: Aku bisa menyuruh pohon itu ke sini (sambil menunjuk pohon yang berada di seberang).
Anto: Ah, yang benar saja. Coba tunjukkan.
Udin memanggil berkali-kali, pohon itu tetap berdiri tegak dan tidak bergerak sedikit pun. Tiba-tiba si Udin menghampiri pohon itu.
Anto: Lho, Din. Mau ke mana kamu?
Udin: Begini, To. Nabi itu harus rendah hati dan tidak sombong. Kalau pohon itu tidak ke sini, maka aku yang akan ke sana.
tentunya dosa adalah natur dari manusia. namun apakah yang terjadi akibat dosa orang babel??? dan mengapa mereka dapat berdosa dalam pembangunan menara? apakah sumber masalahny
a?
1. Dosa itu timbul dari adanya kemampuan (Kej 11:3-4).
Kemampuan mereka dalam ay 3 menimbulkan keinginan untuk meninggikan diri sendiri (ay 4). Karena itu seseorang harus berhati-hati terhadap ‘titik kuat’nya!

Dalam hal apa saudara merasa mampu? Dalam study, bekerja / mencari uang, melayani Tuhan, memberitakan Injil, mengatur rumah tangga, atau mendidik anak? Hati-hatilah terhadap kemampuan itu!
Untuk mencari nama (ay 4). Ini jelas dosa! Kita harus hidup untuk kemuliaan Tuhan. Tetapi mereka ini hidup untuk kemuliaan diri mereka sendiri. Ini adalah ambisi pribadi, kesombongan, ingin terkenal dan sebagainya, dan ini jelas adalah dosa.
Penerapan:
Apakah saudara juga hidup bagi kebesaran / kemuliaan diri saudara sendiri? Atau bagi nama aliran saudara atau gereja saudara? Ini dosa! Hiduplah untuk kemuliaan Tuhan.

2. Sikap dan tindakan Allah
Allah tahu apa yang kita perbuat dan apa yang kita lakukan .(5)

Tidak ada satu dosapun bisa luput dari mata / pengetahuan Allah! (Amsal 15:3 Ibr 4:13). “ mata Tuhan ada di segala tempat mengawasi orang yang jahat dan orang yang baik”
Apakah saudara ‘merasa aman’ di dalam dosa, asal dosa-dosa itu tak diketahui manusia? Mungkin saudara mencuri, memfitnah, berdusta, mempunyai pikiran cabul, berzinah, mempunyai rencana jahat, dsb, dan saudara merasa aman karena tidak ada orang yang tahu? Ingat, bahwa Allah tahu segala sesuatu! Kalau saudara berbuat dosa, dan ‘tidak ada apa-apa yang terjadi’ (saudara tidak sakit / bangkrut, keluarga saudara baik-baik saja dsb), jangan lalu mengambil kesimpulan bahwa Allah merestui dosa saudara! Allah hanya menunda penghukuman! Kalau saudara tak bertobat, Ia pasti turun tangan!
3. Akibatnya.
Ada banyak bahasa (Bdk. 10:5,20,31).
Ini menimbulkan banyak penderitaan bagi manusia. Dosa, sekalipun pada mulanya terasa enak, tetapi akhirnya pasti membawa penderitaan! Karena itu jangan menuruti bujukan setan untuk berbuat dosa!
Mereka ‘mencari nama’ (ay 4) dan akibatnya mereka mendapatkan nama yang memalukan! Ini menunjukkan bahwa orang yang ingin meninggikan diri akan direndahkan, dan orang yang mau merendahkan diri akan ditinggikan (Mat 23:12 1 Pet 5:5,6).

Whitney Houston (lahir di Newark, New Jersey, Amerika Serikat, 9 Agustus 1963 – meninggal di Beverly Hills, Amerika Serikat,11 Februari 2012 pada umur 48 tahun) adalah seorang penyanyi pop dan R&B, artis, produser rekaman, penulis lagu dan mantan model Amerika Serikat. Kesuksesannnya membuka pintu bagi para penyanyi Afrika-Amerika yang lain, khususnya dari kalangan wanita, untuk sukses di dunia musik.Dia juga sering sekali dijuluki sebagai "The Voice". Whitney Houston dikenal sebagai salah seorang diva pop yang memiliki jangkauan suara 5 oktaf. Ia juga dikenal karena kemampuan penyanyi pop-gospel yang bersuara indah dan kuat.
Pada tahun 1980-an, Houston adalah salah seorang penyanyi wanita Afrika-Amerika pertama yang masuk ke dalam tangga lagu MTV yang pada saat ini didominasi penyanyi rock kulit putih. Album debutnya menjadi album debut dengan penjualan tertinggi sebagai seorang penyanyi solo, yang menduduki peringkat #1 di tangga lagu Billboard 200. Ia juga memegang 7 buah singel #1 di tangga Billboard Hot 100, mematahkan rekor 6 kali yang dipegang The Beatles dan Bee Gees. Pada 11 Februari 2012, Whitney Houston ditemukan meninggal di kamarnya di Hotel Beverly Hilton, Beverly Hills. Whitney berada di hotel tersebut untuk menghadiri pesta yang diadakan sebelum ajang Penghargaan Grammy. Penyebab kematian dari Whitney Houston masih diinvestigasi oleh kepolisian Beverly Hills walaupun pihak kepolisian menyatakan bahwa "hingga saat ini, tidak ada bukti akan terjadinya kekerasan
Karena itu janganlah mencari nama / kehormatan untuk diri sendiri. Carilah kemuliaan / kehormatan bagi Allah saja! Maukah saudara?

read it, keep it and do it
GBU

TUHAN YANG MENYERTAI


                                                                  Tuhan yang menyertai
Yosua 1: 1-7
Rosalia Fransiska Sari



Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.”
Yosua 1:5b

Tahun 2013 adalah tahun yang paling ditakuti oleh banyak orang. Dimana akhir dari angka tahun menunjukan angka 13, yang banyak orang percaya jika itu adalah angka pembawa sial. Banyak hotel yang tidak menyediakan kamar 13 ataupun kamar dengan akhiran  angka 13, kursi pesawat tidak ada yang bernomor 13, nomor rumah ataupun apartemen tidak ada angka 13 dan banyak orang yang menghindari angka 13.  Banyak orang kawatir akan melalui tahun ini. Ditambah dengan berita di Koran, TV, internet dan media komunikasi yang mengabarkan bahwa tahun ini di mulai dengan banjir yang merata di DKI Jakarta, yang lebih parahnya lagi istana Negara tak luput dari serangan banjir. Berita itu semakin menyakinkan bahwa tahun 2013 adalah tahun paling sial yang akan dilalui. Ketakutan demi ketakutan menghantui banyak orang. Namun bagaimana dengan kita?
Di dalam ayat yang telah kita baca, Allah berjanji kepada bangsa Israel bahwa Allah tidak akan pernah meninggalkan bangsa Israel berjalan sendirian. Walaupun kita semua tahu bagaimana kebebalan bangsa Israel. Walaupun demikian Allah selalu menyertai mereka. Ketika Tuhan berjanji Tuhan tidak pernah mengingkarinya atau menarik kembali janjinya. Bangsa Israel adalah bangsa yang penuh dengan masalah namun Tuhan sekali lagi tetap menyertainya dan tetap menyertainya. Terbukti ketika Israel melakukan peperangan, Israel selalu memperoleh kemenangan. Namun, bangsa Israel juga pernah mengalami kekalahan , bangsa Israel masuk kedalam penderitaan? Itu karena mereka sendiri yang tidak mau menerima janji Allah dan merusak hidup mereka sendiri dengan penyimpangan-penyimpangan.
            Seperti janjiNya kepada umat Israel, Allah pun juga menyertai kita untuk melalui tahun ini. Walaupun ada masalah yang menyerang hidup kita, janganlah kuatir. Tuhan yang hidup akan menyertai kita kemana kita berada. Allah tidak akan membiarkan kita sendirian, tidak akn pernah meninggalkan kita. Jika saat ini sedang dalam masalah yang sangat sukar dan kita sendiri tidak mampu menghadapinya. Ingat kita masih  punya Tuhan Allah yang hidup.
            Tahun 2013 telah kita jalani bersama, halangan, masalah pasti dapat kita hadapi bersama Yesus janjiNya untuk menyertai tak akan pernah berubah. Kita mempunyai Tuhan Allah yang setia menyertai kita. Dialah Allah yang Imanuel.  Kekuatiran akan diubahkan menjadi kemenangan. Ia akan memberikan jalan keluar kepada setiap masalah yang kita hadapi. Selalu bersandar dan andalkan Tuhan.
Tuhan tidak pernah meninggalkan engkau sendirian. Datanglah kepadaNya.

Soli DeO Gloria